hilmar_farid_MEasia_001

Fokuskan Pembangunan Pada Manusia

Batas netralitas kita katakanlah kalangan intelektual, jurnalis, di mana? Kita menghadapi suatu ancaman terhadap konstitusi. Kita disarankan untuk netral. Tapi kalau ancamannya sudah serius, apa masih netral? Tentu tidak, pastinya akan berpihak. Bahkan menggunakan sebagian kemampuannya untuk kepentingan itu ya sah. Yang tak boleh adalah kalau kita memanipulasi jabatan untuk mendapatkan keuntungan politik. Ini lain isu.

Fay-Majalah Dewi

Hilmar Farid Menepis Harmoni Semu

“Indonesia harus mengembangkan kebudayaan yang lebih inklusif. Kebenaran sejarah adalah elemen penting dalam upaya itu. Masa lalu kadang pahit dan menyebabkan luka, tapi bangsa atau komunitas apapun, jika ingin sehat, harus berani melihat luka-luka itu dan menyembuhkannya. Strategi yang ada selama ini adalah menghindar dari kenyataan sejarah. Akibatnya kebudayaan tumbuh seperti api dalam sekam. Di atas permukaan tampak harmonis, tapi di tingkat bawah ketegangannya luar biasa.”

ruu-pilkada2014

Pembangunan Menuai Bencana

SEPANJANG tahun 2014 ada lebih dari 1.300 peristiwa bencana. Tidak kurang dari 473 orang tewas dan lebih dari 2.000.000 orang menderita dan/atau mengungsi karena kehilangan tempat tinggal dan harta benda, dengan total kerugian Rp 30 trilyun.

photo

PERSONA: Hilmar Farid dan Arus Balik Maritim

Masalah mendasar di Indonesia ini terjadi karena absennya dua hal penting, yaitu hilangnya imajinasi sejarah dan imajinasi geografis. Hal inilah yang selama ini menyebabkan pembangunan di Indonesia seperti kehilangan dasar berpijak.

hak_rakyat_atas_kadiln_resize

“Kita Semestinya Sekarang Masuk Dalam Fase Kritik Yang Tidak Sekadar Merayakan Keanekaragaman…”

Sejarah adalah representasi masa lalu, ia diceritakan dan disusun berdasar pada informasi tertentu. Dalam hal ini, sejarah sangat bersifat politis. Apa yang boleh dan tidak boleh diceritakan adalah…

arus balik2

Kita perlu narasi sejarah yang tidak sekadar mengagungkan masa lalu tapi bisa menggambarkan pergulatan sosial, pergulatan kuasa di antara kekuatan sosial, dari masa ke masa. Pergulatan itulah yang membawa kita sampai pada keadaan seperti sekarang. Kita perlu memahami kekuatan apa yang membuat kita secara kolektif bergerak memunggungi laut karena hanya dengan begitu kita bisa memahami apa yang harus dilakukan untuk bergerak ke arah sebaliknya. Inilah fungsi sejarah sebagai kritik.

fay tuprok

Kampanye Akar Rumput: Akar Pemerintahan Indonesia Mendatang*

Para relawan telah mendukung Joko Widodo selama masa kampanye presiden. Kini, setelah kemenangannya, mereka mengutarakan harapannya. Pada sebuah pesta perayaan di mana ia berterima kasih pada ratusan orang…

maklumat rakyat

MAKLUMAT RAKYAT KEPADA PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN BARU: IR. H. JOKO WIDODO DAN H. M. JUSUF KALLA*

Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat sore, kawan semua. Pak Jokowi, selamat sore. Selamat datang!!! Kita ini di panggung penuh, pak. Bukan karena apa-apa, tapi karena semangat kita menggebu mendukung…

Ilustrasi.
(via http://posteraksi.org/2014/01/26/no-no-no/)

Soal Nasionalisasi Aset

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon meradang!!! Ia membantah tudingan bahwa calon presiden dari partainya, Prabowo Subianto, mengkampanyekan nasionalisasi aset. Menurut laporan situs tempo.co (8/5/14) ia malah…

Print

Tentang Anak Muda, Orde Baru dan Media

Di Newsletter Pamflet edisi #1 ini, kami melayangkan sebuah e-mail berisi pertanyaan seputar anak muda, media, dan pra-Reformasi. Karena sebelum kami mencerocos banyak sok tahu soal anak muda,…

jejak kebangsaan

Mencari Indonesia di Papua

Sejarah adalah unsur penting dalam konflik di Papua. Di satu pihak ada klaim bahwa Papua bukan bagian dari Indonesia karena pengalaman sejarahnya sama sekali berbeda. Apalagi selama puluhan…

Imajinasi Kebudayaan

Bukan Pada Himpunan Angan-Angan

Saat Jenderal Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya pada Mei 1998, harapan masyarakat akan datangnya masa yang lebih baik membumbung tinggi. Tiga kebebasan dasar – untuk berkumpul, berorganisasi dan…

19982014

1998 Adalah Harapan, 2014 Adalah Penentuan

Jombang, Sayangi.com – Sejarawan muda Indonesia sekaligus ketua Perkumpulan Praxis, Hilmar Farid mengatakan bahwa jika 1998 menjadi tahun harapan setelah kediktatoran orde baru tumbang, menjelang 2014, Indonesia menuju tahun penentuannya….

warisan orde baru2

Warisan Kunci Politik Orde Baru adalah Kemiskinan Imajinasi Politik, Sosial, dan Kultural!

PASCA Orde Baru (Orba), membicarakan Peristiwa pembantaian massal 1965 bukan lagi suatu hal yang tabu. Sayangnya, cara pandang terhadap Peristiwa itu sendiri masih parsial. Sebagian besar pengkaji dan…

Boven Digoel

Pengasingan dalam Politik Kolonial

Pada 1 Maret 1942 pasukan Jepang mendarat di Jawa dan seminggu kemudian pemerintah Hindia Belanda menyerah kalah. Beberapa hari kemudian Gubernur jenderal yang terakhir, Tjarda van Starkenborch Stachouwer…

kartini_1

Kartini dan Ruang Dalam Bangsa

Setelah membaca kembali himpunan surat-surat Kartini saya sempat terpikir: apa yang kira-kira terjadi seandainya Kartini waktu itu akhirnya berangkat ke Eropa untuk melanjutkan sekolah? Apakah ia akan jadi…

Kisah Tiga Patung

Jakarta, 28 Desember 1949. Puluhan ribu orang berdesakan di depan istana gubernur jenderal di pusat kota Jakarta, menunggu kedatangan Bung Karno beserta keluarga tiba dari Yogyakarta. Sehari sebelumnya…

analisis kelas

Sekilas tentang Analisis Kelas

Pembicaraan hari ini soal analisis kelas. Tapi, sebelum sampai ke sana, saya akan menyambung apa yang tadi disebut bahwa George Aditjondro misalnya menyatakan bahwa jangan hanya analisis kelas,…

dunia_ganti_rupa_resize

Melihat Indonesia Berbeda

Tahun 2011 ditutup dengan berbagai kejadian yang tidak menyenangkan. Di Mesuji, Lampung, polisi menembak mati petani yang memprotes kehadiran perkebunan kelapa sawit di daerah mereka. Tidak lama kemudian…

Print

Meronta dan Berontak: Pemuda dalam Sastra Indonesia

Masalahnya, pembentukan ideologi di kalangan anak muda itu kerap diabaikan. Sejarah memotret pemuda sebagai orang yang senantiasa berjuang tanpa pamrih untuk kepentingan bangsa. Sesuatu yang sangat abstrak. Padahal, dalam kenyataan pembentukan ideologi, pemuda sangat konkret dan kompleks. Para peneliti dan politikus lebih memperhatikan hiruk-pikuk partai atau organisasi politik yang berusaha merekrut orang muda untuk masuk ke dalam barisan mereka sebagai onderbouw dan lupa bahwa pemuda juga punya gerak dan agency sendiri yang bisa muncul dengan ekspresi ideologi yang khas. Dalam beberapa momen sejarah pemuda justru muncul sebagai kekuatan penting dan kategori politik yang mandiri, serta berdiri berhadapan dengan kekuatan-kekuatan politik lain.

komitmen sastra

Beberapa Pikiran di Sekitar Komitmen Sosial dalam Sastra

Diskusi tentang komitmen sosial dalam sastra Indonesia kadang terasa janggal karena sastra Indonesia, seperti sastra di negeri bekas jajahan yang lain, awalnya adalah semacam potret dari berbagai masalah…

menulis sejarah

Sekali Lagi, Politik adalah Panglima

JIKA kita mengikuti diskusi kesenian maka ada kesan bahwa dunia kesenian terbelah ke dalam dua kubu. Mereka yang mengusung konsep ‘seni untuk seni’ dan mereka yang menjunjung ‘seni…

Els Lapian X Agus Setiadi

Dua Manusia Merdeka

“Dari Ayah saya belajar segala yang berurusan dengan pengetahuan, mulai dari bahasa sampai cara berpikir. Dari Ibu saya menyerap soal-soal yang berkaitan dengan pandangan dan sikap hidup.” Agak…

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Proletariat dan Rezim yang Sekarat

Tinjauan Buku Vedi R. Hadiz, Workers and the State in New Order Indonesia, Routledge Studies in the Growth Economies of Asia, London: Routledge, 1997 Malam hari 15 Mei…

peta dunia

Dunia Sudah Berganti Rupa

Beberapa waktu lalu seorang ibu muda, Prita Mulyasari namanya, menjadi buah bibir karena perkaranya yang unik. Suatu hari ia menulis surat elektronik (surel) kepada beberapa temannya, mengeluhkan perlakuan…

800px-Mount_Merapi_Crater

Mengalami Bencana

Saya ada di Yogyakarta waktu gempa besar terjadi 2006. Tempat tidur terguncang-guncang hebat saat saya sedang di puncak nyenyak. Setengah sadar dan kaget saya tidak segera lari ke…

chega

Keadilan Bagi Timor Leste: Prasyarat Demokrasi Indonesia

Mantan Menlu Ali Alatas pernah mengatakan bahwa masalah Timor Leste itu seperti kerikil dalam sepatu. Awalnya saya sangka ini sikap congkak seorang pejabat yang mau menganggap remeh masalah…

cover-buku-belajar-merebut-kekuasaan_438x0_scale

Perubahan Dimulai Sekarang

Saya kira anggapan bahwa Indonesia tidak mengalami perubahan sejak jatuhnya Soeharto itu keliru. Ada banyak perubahan yang terjadi dalam dua belas tahun terakhir. Tidak semuanya menuju arah yang…

epilog fay [a]

Pengantar Menyulut Lahan Kering Perlawanan: Gerakan Mahasiswa 1990-an: Tribute to Andi Munajat

Lalu dari mana orang seperti Andi Munajat dan kawan-kawan seangkatannya muncul? Mengapa mereka, di tengah kelesuan massal akibat represi dan mukjizat pembangunan (bagi kelas menengah) justru tergerak memulai dan memimpin gerakan mahasiswa yang bermuara pada jatuhnya Soeharto? Mengapa mereka, tidak seperti mahasiswa dan anak muda lainnya, memilih untuk bersusah payah memikirkan dan memperjuangkan nasib orang lain? Mengapa mereka tidak, seperti mahasiswa dan anak muda lainnya, menelan ilmu yang disodorkan, cepat menjadi sarjana dan masuk dalam angkatan kerja untuk menunjang sistem?

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gerakan Progresif Mesti Paham Betul Apa Itu Kapitalisme Kontemporer

SETELAH pasangan SBY-Boediono, ditahbiskan sebagai pemenang Pemilu Presiden 2009, pertanyaan yang tersisa, bagaimana gerakan progresif memaknai kemenangan mereka? Pendapat yang sangat dominan, bahwa kemenangan pasangan SBY-Boediono, mencerminkan kemenagan…

gie

Gie Lewat Gie: Mengenang Masa Lalu

Gie adalah sosok penuh kontradiksi. Ia serius, banyak baca buku, senang diskusi dan debat tentang segala hal mulai dari politik sampai film serius seperti Dita Sáxova-nya Antonín Moskalyk….

kapitalisme kontemporer

Menulis Sejarah Bukan Perkara Mudah

Menulis sejarah bukan perkara mudah. Impian agar sejarawan bisa menghadirkan masa lalu wie es eigentlich gewesen ist (sebagaimana sesungguhnya terjadi) dewasa ini semakin jelas tidak mungkin terwujud. Seandainya ada mesin…

bahasa

Menemukan Bangsa, Menentukan Bahasa

Indonesia adalah proyek politik modern yang mulai dibayangkan orang pada akhir abad ke-19. Retorika sebagian pemimpin nasionalis bahwa Indonesia adalah bangsa yang sudah ada selama berabad-abad tapi dihalangi…

Pram 1

Tentang Kelahiran Bumi Manusia

Pada 16 Agustus 1969 Pramoedya Ananta Toer ikut dalam rombongan tahanan politik pertama sebanyak 500 yang dibawa ke Pulau Buru oleh penguasa Orde Baru. Ia dinaikkan kapal Angkatan…

ohd

Mengenang Oey Hay Djoen (1929-2008)

17 Mei 2008 pagi hari. Telepon berdering. Oom Oey – demikian saya memanggil Oey Hay Djoen – menyapa. Ia memang sering telepon, setidaknya sebulan sekali, membahas pekerjaan yang…

orang_dan_partai_nazi

Kata Pengantar Buku “Orang dan Partai Nazi di Indonesia”

DI MASA Orde Baru kalangan aktivis dan juga sebagian ilmuwan sosial – atau kombinasi keduanya – sering menjuluki penguasa dengan sebutan “fasis” atau “neo-fasis.” Walau ketepatan menggunakan istilah…

Pram 1

Pramoedya dan Historiografi Indonesia

Tidak ada kiranya penulis Indonesia yang mendapat perhatian dunia seluas dan sebesar Pramoedya Ananta Toer. Karya-karyanya yang diterjemahkan ke dalam semua bahasa utama di dunia dan belasan bahasa…

bukan_himpunan_angan2

Mayday: Perayaan atau Peringatan

MAY  Day 2008 tergolong istimewa bagi gerakan buruh. Untuk pertama kalinya kaum elite mulai bermain mata, berusaha merayu gerakan buruh dengan memberi tempat di “pekarangan politik” dengan merayakan…

Aidit

Rahasia Aidit

Aidit memimpin PKI sejak Januari 1951. Baru beberapa bulan, partai yang baru dipukul secara politik dan fisik menyusul peristiwa Madiun 1948 itu kembali berhadapan dengan represi. Pada pertengahan…

pelarangan buku

Bangsa Ini Menjadi Tawanan Fantasi

Sejak 5 Maret 2007, Kejaksaan Agung melarang 13 judul buku pelajaran sejarah. Alasannya, buku-buku tersebut tidak memuat peristiwa pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948 dan tidak menulis kata…

Marco_Kartodikromo

Marco Kartodikromo Jejak Radikalisme dalam Gerakan Nasionalis

Di masa Orde Baru sejarah ditulis ulang untuk membuang unsur-unsur yang tidak sesuai dengan pandangan dan sikap rezim. Gerakan nasionalis misalnya dibersihkan dari unsur radikal dan anti-kolonialnya dan…

jangan takut sejarah

Jangan Takut Pada Sejarah

Selamat bertemu kembali pembaca dengan saya, Faisol Riza. Pada kesempatan ini kita akan berbincang tentang hal-hal yang berbau sejarah karena tamu kita seorang sejarawan, yaitu Hilmar Farid.Dia sejarawan…

Pram 1

Pramoedya Ananta Toer (1925-2006)

Setahun lalu. “Semuanya sudah saya serahkan kepada Indonesia. Semuanya. Tapi kenapa begini jadinya?” Pram tergeletak sakit di kamar depan rumahnya di Utan Kayu. Untuk pertama kali saya melihat…

sejarah

Masalah Kelas dalam Ilmu Sosial Indonesia

Setiap orang yang ingin menulis tentang masalah kelas di Indonesia tentu akan segera menyadari betapa langkanya literatur mengenai topik tersebut. Kelangkaan itu begitu hebat sehingga seorang mahasiswa undergraduate…

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Perjuangan Kelas Justru Semakin Hebat dari Sebelumnya

BULAN Februari, adalah bulan bersejarah dalam sejarah gerakan kiri-radikal di seluruh dunia. Di bulan itu, pada 1848, terbit sebuah dokumen ringkas, yang ditulis dengan bahasa yang sangat indah,…

analisis kelas

Merekam Kekuatan Arus Bawah: Sejarah Lisan di Indonesia

Dalam gerakan LSM atau organisasi buruh di Indonesia sekarang, ada kecenderungan untuk membuat ‘penyadaran’ yang bersifat instant, dengan menjejalkan bermacam informasi tentang masalah perburuhan, kajian ekonomi politik, teori sosial ke dalam benak buruh dengan harapan mendatangkan ‘pencerahan’. Dalam tradisi pendidikan yang tidak demokratik, pengetahuan ‘kritis’ ini pun dicerna dengan cara sama seperti saat menerima wejangan dari tokoh masyarakat: lihai dalam mengulang ‘kata-kata ajaib’ atau ‘mantra politik’, tetapi tidak menjadikannya alat untuk memaknai pengalaman hidupnya sendiri. Sejarah lisan tentu saja tidak mungkin mengganti proses pendidikan semacam itu, tetapi jelas dapat mengurai ruang kesadaran dan pengalaman dari kelas pekerja, serta membantu menerangi tempat gagasan-gagasan baru mengenai perubahan dan perbaikan nasib itu berkembang.

menulis sejarah

Berlomba-lomba Merdeka

Tidak perlu repot membuka buku sejarah kalau hanya ingin tahu kapan Indonesia merdeka. Sebentar lagi Anda akan melihat gapura, bendera segala ukuran atau sekadar goresan cat merah-putih di…

Las Madres De Plaza De Mayo

Ibu Militan Menagih Keadilan

1976 adalah tahun kelam bagi Argentina. Krisis ekonomi merajalela, konflik politik meruyak dan kekerasan meluas di mana-mana. Juan Peron, presiden flamboyan yang didukung persekutuan aneh kaum muda radikal,…

timor leste

Hak Rakyat Atas Keadilan: Catatan Tentang Pengadilan Serious Crime

João Fernandes akhirnya dijatuhi hukuman 12 tahun, karena terbukti membunuh rakyat pendukung kemerdekaan di Maliana, September dua tahun lalu. Fernandes adalah orang pertama yang diadili dan dijatuhi hukuman…

tmii

Mimpi Indah Indonesia

Coba anda buka peta dan perhatikan pulau Papua dengan seksama. Di tengahnya anda akan melihat garis lurus dengan bengkok sedikit di bagian bawah yang membelah pulau itu, menandakan…

hak_rakyat_atas_kadiln_resize

Negara di Indonesia

Dalam beberapa bulan terakhir, timbul perdebatan tentang bentuk negara di Indonesia. Di satu pihak, ada yang berpendapat bahwa bentuk negara kesatuan sudah tidak lagi relevan dengan kondisi masyarakat…

Lubang_Buaya

Seni Asal Jadi Orde Baru

“Coba sebutkan lima monumen atau patung besar yang dibuat di zaman Soeharto.” Setiap semester saya meminta sekitar 40 mahasiswa senirupa menjawab, dan setiap kali hanya segelintir yang bisa…

analisis kelas

Senjata Tuan Makan Kurban: Jalan APEC Menaklukan Buruh

Bagi negara berkembang, globalisasi dianggap sebagai berkah karena memberi kesempatan kepada semua pihak untuk ‘bermain’. Setiap negara hanya perlu menyesuaikan diri dengan aturan yang ada, dan mencari ‘keunggulan komparatif’ (comparative advantage) dan tentunya siap bersaing di pasar terbuka. Penyesuaian diri di sini tidak lain dari mengurangi intervensi pemerintah yang sering mengacaukan mekanisme pasar melalui keputusan politiknya. Pemerintah sebisa mungkin tidak perlu terlibat dalam kegiatan ekonomi, dan perannya dibatasi untuk melindungi kepentingan dagang dan penanaman modal, dan terutama menghadapi perlawanan dari kaum yang tidak diuntungkan.

cover

Kata Pengantar Realisme Sosialis George Lukacs karya Ibe Karyanto*

Dilihat dari sejarahnya, debat di sekitar sastra sosialis dan realisme sebagai dua konsep yang terpisah sudah muncul sejak pertengahan abad ke-19- Diskusi di sekitar sastra atau seni sosialis muncul bersamaan dengan tumbuhnya ide-ide pembebasan manusia di bawah konsep ‘sosialisme’, mulai dari Saint-Simon, Pierre-Joseph Proudhon sampai Karl Marx dan Friedrich Engels dan berkembang terus seiring dengan tumbuhnya gerakan sosialis di Eropa.(4) Realisme muncul_dari_arah lain sebagai kritik terhadap romantisisme yang mengagung-agungkankemenangan perang termasuk pemusnahan manusianya. Konsep mi berkembang terutama dalam bidang senirupa dan sastra, di bawah seniman-seniman Gustave Courbet, Balzac, Tolstoi dan lain-lain. Dalam studi-studi Lukacs sendiri tentang sastra dan seni, realisme jauh lebih menarik perhatiannya daripada debat seni sosialis yang populer pada zamannya.

analisis kelas

Globalisasi Ekonomi, Apa Artinya Buat Buruh?

Istilah ‘globalisasi’ mungkin tidak terlalu asing lagi buat kita sekarang. Hampir setiap hari istilah itu kita baca atau dengar di media massa maupun percakapan sesama teman. Sayangnya dalam…

sejarah

Menemukan Bangsa, Mencipta Bahasa: Bahasa Politik dan Nasionalisme Indonesia

“Tata bahasa normatif yang tertulis selalu mengandung ‘pilihan’, sebuah orientasi kultural, dan karena itu selalu merupakan tindakan politik kebudayaan nasional. Tentu dapat dibicarakan cara terbaik menghadirkan ‘pilihan’ atau…

Balai Poestaka

Kolonialisme dan Budaya: Balai Poestaka di Hindia Belanda

Pandangan konvensional tentang sejarah kolonial mengabaikan peranan negara dalam perkembangan kebudayaan. Berbeda dengan pandangan tersebut, melalui telaah terhadap Balai Poestaka, tulisan ini berusaha memperlihatkan pengaruh dan keterlibatan negara…

Sarekat Islam

Pergerakan Dengan Wajah Baru

Historiografi ortodoks melihat pergerakan di Hindia sebagai gerakan di mana sebuah bangsa yang masih belum bernama (yet-nameless nation) bergerak mencapai tujuannya, Indonesia Merdeka. Kecenderungan teleologis seperti ini lalu mencari arti penting seorang tokoh atau sebuah peristiwa dari apa yang terjadi kemudian. Kartini dan Budi Utomo pun muncul sebagai pelopor pergerakan nasional, yang berakhir dengan adanya Sumpah Pemuda dan munculnya PNI (Partai Nasional Indonesia) sebagai wakil gagasan Indonesia Merdeka.